Jumat, 30 September 2011

Everton vs Liverpool: Tak Ada Perbedaan Level

Live Global TV, Sabtu (1/10), Pukul 18.45 WIB 

Menyambangi markas Everton di Goodison Park, dalam derby Merseyside, Manajer Liverpool, Kenny Dalglish tetap menargetkan kemenangan bagi The Reds. Tiga poin memang harus diraih untuk menjaga peluang The Reds menjadi kampiun. Apalagi, rekor The Reds atas tim sekotanya itu pada musim lalu tidaklah mulus.
Perseteruan yang bermula pada 13 Oktober 1894 ini sekarang memasuki episode ke-215 dengan Liverpool masih tetap memegang dominasi kemenangan. Walau pada duel beberapa tahun belakangan ini telah terjadi perimbangan kekuatan. Namun demikian, melihat daftar nama deretan pemain Liverpool saat ini, nampaknya The Reds lebih diunggulkan daripada seteru sekotanya tersebut.
Sebut saja Luis Suarez. Sejak pindah ke Anfield bulan Januari silam, Suarez sudah memberikan kontribusi besar kepada Liverpool lewat gol dan assistsnya. Padahal menurut Dirk Kuyt rekan setimnya, saat ini Suarez masih menjalani proses adaptasi. Jadi apa yang ditunjukkan striker Uruguay itu saat ini belum maksimal, dan siap meledak lebih dahsyat.
Ketajaman Suarez bakal bertambah bila Liverpool kembali menurunkan sang skipper, Steven Gerrard. Ditunjang dengan duetnya di depan Andy Carrol, strategi Kenny Dalgish bakal kian sulit terbaca. Faktanya setelah disapa dua kekalahan beruntun, Liverpool mampu bangkit dengan kemenangan beruntun pada dua laga terakhirnya. Sayangnya partisipasi Gerrard sendiri dalam laga akhir pekan ini masih jadi tanda tanya, setelah ia menghabiskan beberapa bulan terakhir bersama tim medis.
Meski begitu, Gerrard berjanji bakal tampil lepas pada laga derby kali ini. Dia sudah tak khawatir dengan kondisi fisiknya dan siap memberi kontribusi maksimal demi membalas kekalahan 0-2 di tempat yang sama pada musim lalu.
"Kami harus bermain tanpa rasa takut," tegas Gerrard. "Terkadang dalam laga derby, kita harus terlibat dalam duel dan melupakan permainan. Ini akan menjadi pertempuran sengit ketimbang memikirkan agar bsia menerapkan taktik dengan mulus. Kami punya ekor bagsu di derby, jadi kenapa kami tidak bisa datang dengan rasa optimisme. Bermain sesuai taktik, tidak terpancing panasnya laga, dan jika mampu bertahan selama 15-20 menit, kami akan mampu menang."
Menghadapi Everton, Tim Cahill adalah pemain yang patut diwaspadai. Pasalnya sejak 2004, sudah lima kali gawang The Reds dijebol Cahill dalam setiap derby Merseyside. Cahill sudah pasti menjadi sosok yang paling diandalkan Everton saat menghadapi Liverpool.
Tak heran Everton sempat dibuat ketar-ketir saat pemain asal Australia dihantam cedera betis pekan lalu. Untungnya, Cahill dikabarkan sudah pulih tepat pada waktunya untuk bisa turun dalam derby Merseyside akhir pekan ini. Tentu saja masih harus dilihat apakah dia akan turun sebagai starter ataukah berangkat dari bangku cadangan.
Kehadiran Cahill tentu membuat Manajer David Moyes bisa leluasa menerapkan taktiknya pada laga kali ini. Meski secara kualitas skuad Everton tak sebesar Liverpool, Moyes megaku tak takut.
"Akan menjadi laga yang berat melawan tim yang kuat. Secara finansial Liverpool lebih baik, dan membeli beberapa pemain bintang. Beberapa mungkin mencemaskan kualitas derby dengan perbedaan level tim. Tapi tidak menurut saya. Sesuai fakta, tak ada perbedaan dalam laga derby," tegas Moyes. (irawan)
Rekor Pertemuan:
16 Januari 2011: Liverpool vs Everton 2-2 (Premier League)
17 Oktober 2010: Everton vs Liverpool 2-0 (Premier League)
06 Februari 2010: Liverpool vs Everton 1-0 (Premier League)
29 November 2009: Everton vs Liverpool 0-2 (Premier League)
05 Februari 2009: Everton vs Liverpool 1-0 (Piala FA)
Prediksi Line-Up:
Everton: Howard; Hibbert, Distin, Jagielka, Baines, Coleman, Fellaini, P. Neville, Rodwell, Osman, Cahill.
Liverpool:  Reina; Johnson, Carragher, Skrtel, Enrique, Downing, Adam, Gerrard, Henderson, Carrol, Suarez.

Simoncelli Siap Tes Mesin 1000cc

MOTEGI – Pembalap Honda Gresini asal Italia, Marco Simoncelli akan melakoni debutnya menunggangi Honda RC213V dengan mesin 1000 cc.

Rencananya, Super Sic akan menjajal mesin 1000 cc usai seri MotoGP Jepang akhir pekan ini. Sejauh ini baru Casey Stoner dan Dani Pedrosa yang sudah melakukan tes pada mesin yang akan digunakan mulai musim depan itu.

“Saya akan mencoba motor 1000 cc setelah balapan Minggu dan sangat tidak sabar. Saya ingin memahami bagaimana rasanya mengendarai motor 1000 cc dan mencoba memberikan opini kepada teknisi untuk mengembangkan motor,” tandas Simoncelli.

Simoncelli berharap mesin baru ini akan lebih bertenaga dibandingkan dengan mesin yang digunakan saat ini, 800 cc. Simoncelli belakangan ini memang paling vokal terkait peraturan komposisi berat badan. Termasuk sebagai salah satu pembalap yang tinggi dan cukup gemuk di MotoGP, dianggap Simoncelli sebagai kerugian jika dibandingkan dengan pembalap lebih kecil seperti Dani Pedrosa.

Tak hanya itu, Simoncelli juga rajin mengomentari mengenai konsumsi bahan bakar berlebihan yang membuatnya tampil kurang maksimal di beberapa seri terakhir.

“Saya harap dengan tenaga dan kekuatan lebih ini, membuat pembalap yang bertubuh besar merasa perbedaannya lebih sedikit dengan pembalap mungil,” ujarnya.

“Aturan 21 liter (bahan bakar-red) tidak bagus untuk saya karena pembalap yang lebih besar melakukan akselerasi lebih banyak. Belum lagi masalah konsumsi bensin di lintasan seperti di Qatar atau Misano,” lanjut Super Sic.

“Jika Anda pembalap dengan berat badan lebih besar, akan membutuhkan lebih banyak bahan bakar. Anda bisa kehilangan beberapa detik di setiap lap karena kurang tenaga,” tutup pembalap berusia 24 tahun.

Gulat Sumbangkan Medali Emas Pertama untuk Jabar

RIAU, (PRLM).- Cabang olah raga gulat berhasil menyumbangkan satu medali emas dan empat medali perunggu, pada Pekan Olahraga Pelajar Nasional (Popnas) XI/2011 Riau, di Aula Hotel Ratu Mayang Garden, Pekanbaru, Riau, Jumat (30/9) malam.
Medali emas Jabar disumbangkan Krisna Purnama yang meraih juara di nomor grego putra kelas 54 kg. Sementara empat medali perunggu diraih Hamdian Rahmat di kelas 46 kg, Rendi Teguh Anggara di kelas 58 kg, Anhar Mustofa di kelas 63 kg, dan Frans Sapela kelas 69 kg.
Pada cabor basket, im basket putri Jawa Barat membuka peluang maju ke babak "8 Besar" setelah mengalahkan tim unggulan Papua 88-45, pada pertandingan yang berlangsung di GOR Tribuana.
Dengan hasil tersebut Basket putri Jabar menempati posisi pertama klasemen sementara Grup X, mengingat pada pertandingan sebelumnya Jabar mengalahkan Kalimantan Timur 64-20. Pada pertandingan selanjutnya, Jawa Barat akan menghadapi Jawa Timur pada, Sabtu (1/10).
Pelatih basket putri Jawa Barat, Suharto mengatakan, tidak tampilnya beberapa pemain inti Papua akibat cedera, membuat timnya dapat dengan mudah kembali meraih keemenangan. "Di kuarter pertama anak-anak masih canggung, dan lawan juga bermain bagus," katanya.

Popnas di Riau Pertandingkan 19 Cabor

PEKANBARU - Provinsi Riau dipastikan menjadi tuan rumah Pekan Olahraga Pelajar Nasional XI pada 29 September mendatang. Ada 19 Cabang Olahraga yang akan dipertandingkan ditambah satu lagi dari eksebisi tinju.

Cabor yang dipetandingkan itu adalah bola basket, atletik, angkat besi, bola voli, dayung, gulat, pencak silat, renang, panahan, senam artistik, senam ritmik, tenis lapangan dan takraw.

Selain itu tenis meja, bulutangkis, judo, tae kwon do, voli pasir tinju (eksebisi) serta sepak bola. Cabor yang dipertandingkan kali ini lebih banyak dibanding dengan Pobnas ke X di Yokyakarta yakni hanya 18 Cabor.

Dari 19 Cabor Pobnas XI yang rencananya akan dibuka oleh Menteri Pemuda dan Olahraga Andi Malarangeng ini ada 258 nomor yang dipertandingkan. Yakni 142 nomor putra dan 113 nomor putri serta tiga campuran.

"Untuk para altet yang akan ikut nanti tentunya akan mengikuti tes keabsahan oleh panitia" tandas Rusli yang juga Ketua KONI Riau.

Riau sendiri mengaku telah mempersiapkan semuanya untuk perhelatan olahraga bagi pelajar ini yang ditutup pada 6 Oktober mendatang. Persiapan itu diantaranya adalah sarana venue akomadasi serta kendaraan bagi para altet.

Dalam even Popnas XI nanti, sebanyak 3.733 atlet akan bertanding untuk memperebutkan sebanyak 1.702 medali. Medali yang akan diperbutkan oleh atlet dari 33 provinsi itu yakni 515 medali emas, 515 medali perak serta 672 mendali perunggu.

Sementara jumlah atlet yang sudah ditentukan akan bertanding yakni sebanyak 3.733 orang. Mereka yakni 2.138 atlet putra 1.517 atlet putri. Ini belum termasuk kontingen ofisial (pelatih) yakni sebanyak 1.106 orang.

"Kita sebagai tuan rumah menyiapkan sebanyak 342 atlet. Mereka kita percayakan bisa merebut banyak medali," kata Gubenur Riau, Rusli Jaenal Selasa (27/9/2011).

Menurut Rusli, para kontingen nantinya akan menginap disebanyak 45 hotel yang dipersiapkan." Even ini juga merupakan uji coba kita untuk persiapan sebagai tuan rumah Pekan Olahraga Nasional (PON) 2012 mendatang. Kita berharap agar acara ini sukses nantinya," ujar Ketua KONI Riau itu.